Para korban tersebut adalah sang ibu Erni Yong (40), dan ketiga anaknya yang masih bocah masing-masing Katrin (13), Jennis (10), dan Johan (6). Sedangkan ayah mereka Hasan Taji (45) lolos dari maut.
Korban adalah pemilik toko Sepatu Gucci yang hangus terbakar pada pukul 05.00 wita di jalan Diponegoro, Denpasar, Kamis (8/5/2008). Β
Saksi mata Hajis yang menetap di sebelah toko naas itu menuturkan peristiwa tragis yang menimpa satu berawal dari percikan api akibat arus pendek. Toko sepatu ini diketahui terbakar pertama kali oleh tukang ojek dan penjual bensin eceran yang hendak sembahyang di pura yang terletak di depan toko pukul 06.00 wita.
Tukang ojek ini pun berteriak dan menggedor pintu toko tersebut. Sementara api dengan cepat melahap seisi bangunan yang dipenuhi sepatu ini. Para penghuni toko kaget dan langsung berusaha mencari cara menyelamatkan diri di tengah kepanikan.
Namun naas, hanya ayah korban yang berhasil menyelematkan diri keluar bangunan dengan kondisi lunglai. Sedangkan istri dan tiga anaknya terpanggang dalam kobaran api.
Sepuluh unit PMK Badung dan Denpasar berusaha memadamkan kobaran api. Petugas berhasil mencegah kobaran api meluas ke bangunan lain. Hanya ada satu toko, yaitu Salon Trendy yang terletak disampingnya turut terjilat api. (gds/djo)











































