Perampokan terjadi pada Rabu, (7/5/2008) sekitar pukul 16.30 WIB. Salah seorang pembantu bernama Larni sempat diikat oleh dua pelaku perampokan. Sedangkan pembantu lainnya bernama Sriyati (Yanti seperti dilaporkan sebelumnya) menghilang setelah kejadian.
Saat kejadian Ny Cindy, istri Lilik, sedang keluar rumah. Dia sengaja tidak mengunci kamar karena telah sepenuhnya percaya kepada Larni (45 tahun) yang telah bertahun-tahun tinggal di rumah tersebut sebagai pembantu. Sedangkan Lilik, dalam beberapa hari terakhir sedang berada di luar kota.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak lama setelah itu, dua lelaki pelaku perampokan itu memaksa Larni menunjukkan lokasi penyimpanan barang-barang berharga milik tuan rumah. Setelah mengetahui kamar pribadi pemilik rumah dalam kondisi terbuka, selanjutnya para pelaku menguras isi kamar. Larni lalu diikat dan disekap di balik pintu kamar.
Barang-barang berharga yang hilang adalah sebuah cincin bermata batu giok, dua cincin emas, lima gelang emas, tiga jam tangan, dua buah handphone serta uang senilai 5 ribu dollar Singapura.
Kejadian tersebut baru diketahui pada pukul 19.00 WIB ketika Yanto, salah seorang pembantu laki-laki keluarga tersebut, tiba di rumah. Dia mendapati Larni terikat, sedangkan Yati pembantu lainnya yang baru saja lima hari bekerja di rumah tersebut telah tidak berada di tempat. (mbr/aba)










































