Tak ada kepastian penyebab aksi nekat warga Desa Geyer, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan itu. Namun menurut informasi yang berkembang, Triyadi tengah terlibat masalah keluarga.
Orang pertama yang mengetahui aksi nekat Triyadi adalah anaknya, Edwin (18). Edwin menemukan orang tuanya sudah tergantung di langit-langit kamar saat rumah dalam keadaan kosong. Dia pun histeris.
Jeritan itu terdengar tetangga sekitar, Suharno, yang langsung menurunkan tubuh korban. Jenazah dibawa ke Puskesmas untuk divisum.
Aparat kepolisian dan teman-teman almarhum di Koramil tak butuh waktu lama datang ke lokasi. Sebab, Polsek dan Koramil berada di belakang rumah almarhum.
Kapolsek Gundih AKP Subagyo membenarkan peristiwa tersebut. "Jenazah sempat divisum, dan tak ada tanda-tanda penganiayaan. Tali jemuran diamankan untuk penyelidikan lebih lanjut," jelasnya kepada wartawan.
Jenazah dimakamkan di pemakaman umum setempat hari ini. Selama ini, almarhum yang juga ketua RT ini dikenal sebagai orang yang baik. (try/ary)











































