Gladi resik yang dilakukan diantaranya pelaksanaan acara panggih (temu) mempelai antara Gusti Raden Ajeng (GRAj) Nurkamnari Dewi dengan Yun Prasetyo Hadi yang bergelar KRT Purbodiningrat.
Acara panggih yang digelar pada hari Jumat 9 Mei pukul 09.00 WIB akan dihadiri oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beserta istri, mantan Presiden BJ Habibie dan sejumlah tamu VVIP lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gladi resik dimulai dengan datangnya calon mempelai pria didampingi KPH Wironegoro bersama rombongan yang langsung disambut KGPH Hadiwinoto. Acara adat Kraton Yogyakarta secara lengkap itu dilanjutkan dengan dipertemukannya kedua dihadapan Sultan HB X dan GKR Hemas serta tamu undangan.
Meski baru acara gladi resik, kedua calon mempelai tampak kikuk. Namun setelah dilakukan beberapa kali ulangan dibantu panitia yang bertugas, akhirnya berjalan lancar. Bahkan GKR Hemas maupun KGPH Hadiwinoto sempat mengajak bercanda keduanya agar tidak grogi. Sebab kedua sudah lama kenal bukan seperti adat dahulu karena kedua calon tidak saling mengenal dan baru kenal saat akan dipertemukan.
Adik Sultan, GBPH Joyokusumo mengatakan ada beberapa bagian acara adat yang tertutup sehingga wartawan tidak diperkenankan meliput kecuali panitia yang bertugas. Beberapa acara itu diantaranya ijab kabul yang dilakukan langsung oleh Sultan kepada Yun Prasetyo Hadi di Masjid Panepen, acara siraman putri dan kakung/pria, acara tantingan, acara tampa kaya, dan dhahar klimah.
"Ini kami lakukan demi kekhidmatan acara. Sedang acara panggih yang akan dihadiri Presiden terbuka dan dapat disaksikan," pungkas dia. (bgs/ary)











































