"Kita tidak setuju. Kita menolak rencana tersebut Kenaikan harga BBM karena hanya akan membuat rakyat tambah susah," kata ketua FPAN Zulkifli Hasan pada detikcom di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (7/5/2008)
Menurut Zul, Sebelum mengambil kebijakan menaikkan harga BBM, SBY seharusnya mengupayakan cara-cara lain yang lebih efektif. Misalnya dengan efisiensi anggaran departemen dan PLN serta pertamina.
"Pemerintah kan punya kewenangan. Harusnya efesiensi anggaran di departemen dan peningkatan pendapatan negara dari pajak yang diusahakan. Jangan langsung menaikkan," pinta Sekjen DPP PAN ini.
Sementara itu Ketua FPDIP Tjahjo Kumolo menilai langkah pemerintah yang mengganti kenaikan harga BBM dengan bantuan langsung tunai (BLT) tidak akan meringankan beban rakyat. Sebaliknya, kenaikan harga BBM hanya akan membunuh rakyat secara berlahan.
"Sekarang saja masyarakat sudah berat memenuhi kebutuhan pokoknya. Apalagi kalau BBM nanti benar-benar naik. FPDIP menolak," pungkas Tjahjo. (yid/ary)











































