Hillary hanya menang tipis atas rivalnya, Barack Obama atau hanya selisih 22 ribu suara. Hasil final penghitungan suara menunjukkan, Hillary meraih 51 persen suara. Sedangkan Obama mendapat 49 persen suara.
Demikian seperti dilansir News.com.au, Rabu (7/5/2008). Dengan hasil ini, posisi Obama sebagai yang terdepan kian tak tergoyahkan. Politikus berkulit hitam itu sudah hampir dipastikan akan keluar sebagai kandidat Demokrat dalam pemilihan presiden AS pada November mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pidato kemenangannya, Obama mengisyaratkan bahwa pertarungan kubu Demokrat mendekati akhir. "Ini telah menjadi salah satu kontes paling lama, paling ketat sepanjang sejarah," kata Obama di depan para pendukungnya di Raleigh, North Carolina. (ita/nrl)











































