"Kita melibatkan komunitas bike to work untuk membawa api obor ini," kata Ketua Panitia Obor Nusantara Rachmat Tatang Nusantara, di gedung Depdagri, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (7/5/2008).
Jumpa pers ini dihadiri pula oleh Mendagri Mardiyanto, perwakilan dari Departemen Sosial dan Departemen Kesehatan.
"Ini juga untuk menyambut Visit Indonesian Year 2008. Dan meningkatkan kepedulian dan kebangsaan," tandasnya.
Rencananya kegiatan Api Obor Nusantara ini secara simbolis mulai digelar pada 19 Mei 2008 di Tugu Proklamasi. Namun obor akan mulai diarak pada 5 Juni 2008 selama 3,5 bulan dimulai dari 2 lokasi di Sabang dan Merauke.
"Dari Sabang yang digunakan obor merah dan asal api dari Pulau We dan obor putih dari Merauke yang asal apinya dari sinar matahri," jelas Rachmat.
33 Provinsi, 207 Kabupaten kota akan dilintasi. Selain itu Rachmat menjanjikan bahwa di setiap daerah yang dilintasi akan ada program bagi kesejahteran masyarakat antara lain sembako murah, pengobatan gratis, serta penghijauan.
"Puncak Obor Nusantara akan dilaksanakan di Jakarta bertepatan peringatan 17 Agustus. Obor akan diserahkan kepada Presiden SBY yang selanjutnya akan diserahkan ke Menpora untuk menjadi bagian dari Monumen Tanah Air," urainya.
Selain melibatkan komunitas bike to work, karang taruna serta Taruna Siaga Bencana (Tagana) pun ikut serta.
Sebagai catatan obor merah akan melintasi seluruh wilayah Kepulauan Sumatera, sedang obor putih akan dipecah dua di wilayah Sorong. Dan kemudian masing-masing akan bergerak ke wilayah Kepulauan Maluku, sedang satu lagi ke NTT dan bertemu di Surabaya.
(ndr/nrl)











































