Penghancuran ini dilakukan di lapangan Terminal Barang Dishub, Jl Pulogebang, Jakarta Timur. Rencananya, pemusnahan bajaj ini akan dilakukan langsung Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo pada pukul 11.00 WIB.
Namun hingga pukul 11.40 WIB, Bang Kumis ini belum muncul, dikarenakan harus menemani Presiden SBY. Sehingga pemusnahan bajaj sedikit tertunda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengenai penghancuran ini, Wakil Ketua Paguyuban dan Pemilik Pengusaha Bajaj DKI Jakarta Pamuji menjelaskan pihaknya akan segera mengganti bajaj 2 tak itu menjadi bajaj yang lebih ramah lingkungan.
"Nantinya lebih hemat, asapnya sedikit. Penumpang juga lebih suka dengan yang baru," jelas Pamuji.
Menurutnya, bajaj BBG harganya 2 kali lebih mahal dibanding bajaj 2 tak yang seharga Rp 36,5 juta. "Kami ingin membeli yang baru dengan harga Rp 36,5 juta. Kami mencicil Rp 1 juta per bulan selama 5 tahun. Dan diharapkan balik modal 3 tahun setelahnya," jelasnya.
Ketika disinggung apakah paguyuban bajaj ini mendapatkan ganti rugi dari Pemda DKI, Pamuji menyatakan, "Kami tidak mendapat ganti. Ini sukarela," pungkasnya.
(ary/gah)











































