Dirut AP I Sidak Pekerja Mogok, Beri Warning Tak Provokasi

Dirut AP I Sidak Pekerja Mogok, Beri Warning Tak Provokasi

- detikNews
Rabu, 07 Mei 2008 11:47 WIB
Jakarta - Anggota Serikat Pekerja Angkasa Pura (SPAP) I mogok bekerja, termasuk karyawan di kantor pusat PT AP I, Kemayoran. Direksi PT AP I melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan memberi warning agar tak melakukan provokasi.

Pantauan detikcom di kantor pusat PT AP I lantai 2, Jalan Kota Baru Bandar Kemayoran, Blok B 12 Kav 2, Jakarta Pusat, Rabu (7/5/2008), sekitar 30 orang dari SP AP I yang mogok mengadakan jumpa pers.

"Kami di sini meminta gaji pokok karena selama 31 tahun mengacu pada pola gaji PNS. Padahal PNS sendiri sudah naik 2 kali gajinya. Sedangkan pegawai AP I masih di posisi gaji PNS tahun 2006," kata Ketua Umum SPAP I Itje Julinar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Itje juga mengatakan permintaan mereka sudah diutarakan kepada manajemen sejak tahun 2004 dan sudah 5 kali bertemu dengan Kementerian Negara BUMN. Namun, karena belum ada tanggapan dari pihak direksi, mogok kerja pun dilakukan.

"Ini di lantai 6 juga direksi sedang rapat," kata Itje.

Setelah konferensi pers, sekitar pukul 10.15 WIB, Direktur Utama PT AP I Bambang Darwoto didampingi Direktur Komersial Supardji dan Direktur Keuangan Laumersius Manurung turun ke lantai 2 dan memeriksa ruangan-ruangan.

Salah satu perwakilan SPAP I mendekati Bambang Darwoto. Bambang pun mengeluarkan warning kepada perwakilan SPAP I itu.

"Kalian nggak apa-apa di sini melakukan mogok, itu hak. Yang penting jangan sampai memprovokasi mengajak yang lain. Kalau hal itu terjadi saya akan ambil tindakan tegas," tegas Bambang.

Setelah itu rombongan direksi itu turun ke lantai 1. Di lantai itu tergelar spanduk berukuran 1 x 1,5 meter bertuliskan 'Sukseskan Mogok Kerja Nasional Pegawai PT (Persero) Angkasa Pura I, Tanggal 7-9 Mei 2008'.

Melihat spanduk itu, Bambang langsung menginstruksikan petugas keamanan untuk menyingkirkan spanduk itu.

"Udah angkat aja, ini nggak ada izin, kalau perlu bakar," perintah Bambang kepada petugas keamanan itu. (nwk/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads