"Nggak ada gejolak apa-apa. Nggak ada penundaan dan pembatalan penerbangan," ujar Kepala Cabang Soekarno-Hatta AP II Haryanto pada detikcom.
Bahkan, penumpukan penumpang juga belum terjadi. "Tidak ada juga Notam (Notice to Airmen ) dari Dirjen Perhubungan Udara. Semuanya normal," tandas dia.
Mogok kerja pada Rabu ini rencananya akan terus berlanjut hingga 9 Mei 2008. 6 Bandara yang karyawannya berniat mogok adalah Bandara Hasanuddin (Makasar), Sepinggan (Balikpapan), Frans Kaisiepo (Biak), Sam Ratulangi (Manado), Pattimura (Ambon), dan Adi Sucipto (Yogyakarta).
Namun aktivitas penerbangan di 6 bandara itu tetap normal hingga kini, karena mogok tidak diikuti oleh karyawan bagian Air Traffic Control (ATC). Bahkan karyawan Bandara Adi Sucipto memutuskan baru ikut mogok pada Jumat 9 Mei.
Aksi ini dilakukan sebagai protes kepada Direksi Angkasa Pura I atas pengabaian Perjanjian Kerja Bersama utamanya yang terkait dengan kesejahteraan karyawan, yakni meliputi gaji pokok pegawai, tunjangan hari tua, dan uang pensiun.
Aksi serupa pernah terjadi pada tahun lalu. Saat itu para karyawan PT AP I mogok kerja di 13 bandara. Mereka menuntut penggantian direktur personalia dan umum dan meminta perbaikan kesejahteraan. (nwk/nrl)











































