Pada Selasa 6 April 2008, saat bernegosiasi di Terminal Bandara Sam Ratulangi, Freddy berjanji menjadi fasilitator untuk membicarakan tuntutan SP dengan Menhub.
Menurut Ketua SP PT Angkasa Pura I Bandara Sam Ratulangi Sompotan Bolang, janji Freddy juga dijamin Gubernur Sulawesi Utara SH Sarundajang. Mereka pun menunda rencana pemogokan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, menurut Humas Bandara Sam Ratulangi Herman Moningka, pihaknya sudah menyiapkan antisipasi mogok massal. Mereka akan memanfaatkan aparat TNI AU dan Lanudal TNI AL sebagai pengganti sementara bila karyawan mogok.
Sebelumnya, SP memberi batas waktu pukul 10.00 Wita untuk mendengar apa keputusan direksi atas tuntutan mereka. Jika tidak dipenuhi, maka mereka akan menggelar aksi mogok hingga pukul 18.00 Wita.
Penerbangan di Bandara Sam Ratulangi hingga berita ini diturunkan berlangsung normal.
(fiq/nrl)











































