"Dia ditinggal mati suaminya yang pertama. Punya anak satu," katanya saat dihubungi detikcom, Selasa (6/5/2008).
Masruchah menceritakan Dwi pernah menemui dirinya sekitar dua bulan lalu. Dwi mengisahkan seluruh masalahnya soal Ali Masykur Musa pada Masruchah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Punya 2 anak terus kewalahan. Dia kerja sih, tapi kayaknya kewalahan ngurus 2 anaknya," beber Masruchah.
Saat menemui Masruchah, Dwi turut serta membawa bukti foto pernikahannya dengan Ali Masykur. Di dalam foto tersebut, Dwi berdiri bersandingan di pelaminan. Masruchah juga mengutarakan Dwi juga memperlihatkan foto bocah balita laki-laki hasil pernikahan dengan Ali Masykur.
"Wajahnya mirip kok (dengan Ali Masykur)," ungkap Masruchah.
Dwi Kirana, lanjut Masruchah, mendapat banyak tekanan saat hendak memperjuangkan hak diri dan anaknya. "Biasalah Mas. Banyak tekanannya supaya nggak ngomong," ujar dia.
Tidak banyak yang dibeberkan Masruchah soal tekanan yang diterima Dwi. Masruchah hanya menceritakan, Dwi pernah 'disogok' uang satu juta per bulan untuk tidak banyak bicara.
"Termasuk ada saudara dari tokoh itu (Ali Masykur) ngasih duit Rp 1 juta per bulan," ungkap Masruchah.
Dwi menolak uang itu. Masruchah mengatakan, Dwi tidak mau menerima karena bukan uang tersebut bukan dari Ali Masykur yang seharusnya bertanggung jawab. Menurutnya, Dwi sebenarnya ingin mem-blow up masalah ini ke publik. Tetapi niatnya belum terlaksana karena masih mempertimbangkan banyak hal.
Benarkah pengakuan Dwi Kirana? Atau hanya bentuk black campaign dari pihak tertentu?Sayang Ali Masykur Musa belum bisa dikonfirmasi. Saat dihubungi detikcom, ponselnya tidak aktif. Pun dengan anggota PKB versi Gus Dur lainnya. (gah/nvt)











































