Ketua Dewan Tanfidz DPP PKB kubu Gus Dur, Ali Masykur Musa, didera isu poligami. Istri kedua Masykur dikabarkan pernah datang ke Jakarta mengadukan masalah ini ke Koalisi Perempuan Indonesia (KPI).
"Namanya Dwi siapa gitu. Kayaknya Dwi Kirana. Dia datang ketemu saya diantar sama pengacaranya," kata Ketua KPI Masruchah saat dihubungi detikcom, Selasa (6/5/2008).
Masruchah membenarkan bahwa suami yang diaku Dwi adalah tokoh politik terkenal, tak lain adalah Ali Masykur Musa. Dwi menunjukkan bukti foto pernikahannya pada Masruchah.
"Saya ditunjukkan foto di hp-nya. Mereka lagi ada di pelaminan, nikahnya resmi. Padahal saya kira nikah di bawah tangan," katanya.
Sayangnya Masroechah tidak bisa menyebutkan tanggal berapa Dwi menemuinya. Dwi juga datang ke Jakarta membawa buah hati pernikahannya dengan Ali. "Tapi pas ketemu dia nggak diajak. Ditinggal di hotel kayaknya," ungkapnya
Masruchah menceritakan Dwi bersama pengacaranya berniat menemui Ali Masykur Musa untuk membicarakan masalah mereka. Dwi dan pengacaranya dijanjikan bertemu di gedung DPR, tetapi ternyata gagal.
"Nihil. Akhirnya mereka nggak ketemu. Dwi pulang lagi ke Jawa timur," pungkasnya.
Benarkah pengakuan Dwi Kirana? Atau hanya bentuk black campaign dari pihak tertentu?Sayang Ali Masykur Musa belum bisa dikonfirmasi. Saat dihubungi detikcom, ponselnya tidak aktif. Pun dengan anggota PKB versi Gus Dur lainnya.
(gah/nvt)











































