Titik semburan berdiameter besar pun mulai bertambah, dari sebelumnya 3 titik kini mencapai 7 titik dengan kedalaman 20 hingga 60 centimeter yang salah satunya terus mengeluarkan api. Akibatnya, struktur tanah di lokasi semburan kini mengeluarkan endapan belerang yang disertai matinya hampir seluruh tanaman seperti padi, palawija, dan mentimun.
"Kita pasrah, semua tanaman mentimun milik saya mati kepanasan. Jika pun ada buahnya kerdil," kata Wawang, salah seorang petani Desa Dukuh Jeruk, Selasa (6/5/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semburan masih relatif kecil, kita upayakan proses pemasangan rig untuk mengetahui asal semburan tersebut," ujar Sunyoto, manajer humas Pertamina region Jawa bagian barat di sela-sela kunjungannya. Pemasangan rig di sekitar lokasi sumur minyak JTB 192 tersebut, selain untuk mengetahui asal semburan, juga sebagai deteksi kebocoran pipa gas yang terpasang di dalam tanah.Β Β (asy/asy)











































