Meski Disidik KPK, Pembangunan Pelabuhan TAA Jalan Terus

Meski Disidik KPK, Pembangunan Pelabuhan TAA Jalan Terus

- detikNews
Selasa, 06 Mei 2008 17:09 WIB
Palembang - Pembangunan Pelabuhan Tanjung Api-api (TAA) Sumatera Selatan ternyata bermasalah. KPK pun turun menyidik. Namun, pembangunan pelabuhan ini akan tetap berjalan seperti direncanakan.

Itulah penegasan Direktur Badan Otorita Pengembangan Pelabuhan TAA, Sofyan Rebuin, usai diperiksa penyidik KPK di kantornya, Jl Kapten A Rivai, Palembang, Selasa (6/5/2008).

Sofyan Rebuin mengatakan, proyek pembangunan pelabuhan TAA tidak terpengaruh penyidikan KPK. Pembangunan jalan terus dan akan masuk tahap penetapan konsultan perencanaan. Konsultan perencanaan ini nantinya berasal dari luar negeri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebelum tender berlangsung, hasil studi dikumpulkan ke konsultan untuk dijadikan bahan tender. Jadi konsultan yang menyiapkan bahan tender di Bappenas," kata Sofyan.

Ditambahkan, setelah konsultan dari luar negeri itu datang kinerja mereka akan dibantu oleh tenaga lokal. "Siapa konsultannya, belum tahu kita. Pembangunan jalan terus, itu pelabuhan feri sudah jalan," ujar Sofyan.

Saat ditanya materi pemeriksaan KPK terhadapnya selama satu jam di ruang direktur usaha, Sofyan enggan bicara banyak. "Tidak ada tanya tentang pembukaan jalan. Kami cuma ngobrol saja," katanya.

Sebelumnya, setelah diperiksa selama satu jam oleh anggota tim KPK keluar ruangan, Sofyan langsung diberondong pertanyaan oleh wartawan. Dia juga tidak berkomentar panjang saat ditanya keterlibatannya dalam kasus alih fungsi hutan mangrove TAA yang melibatkan anggota DPR Sarjan Taher (Fraksi PD) dan Al Amin Nasution (Fraksi PPP). Saat itu alih fungsi itu terjadi, Sofyan menjabat Sekda Provinsi Sumsel. "Tidak ada pemeriksaan," katanya.

Ditanya apa saja yang dibicarakan dengan anggota KPK tersebut, Sofyan mengatakan, "Tanya saja sama mereka (KPK--red). Saya tidak tahu apa yang digeledah. Tanya saja sama KPK," katanya. Sofyan kemudian masuk kembali ke ruang kerja Direktur Usaha Khairul Tamimi yang mengapitnya.

5 Penyidik KPK tiba di kantor Badan Otorita Pengembangan Pelabuhan Tanjung Api-api pukul 11.00 WIB. Mereka langsung masuk ke ruangan Direktur Utama.

Sampai pukul 16.00 WIB ini, tim ini masih mencari data di ruang Dirut, Direktur Umum, dan ruang TU. Mereka tampak sibuk membawa tas sandang dan ransel. Salah seorang dari mereka mengenakan rompi bertuliskan KPK.

Seorang penyidik tampak mengabadikan ruangan Dirut. Tiga orang pindah ke ruang TU. Mondar-mandir. Beberapa kali staf kantor dipanggil masuk ke ruangan TU. (tw/aba)


Berita Terkait