Bang Yos Lebih Mantap Bila Didukung AS Maju Capres 2009

Bang Yos Lebih Mantap Bila Didukung AS Maju Capres 2009

- detikNews
Selasa, 06 Mei 2008 16:43 WIB
Jakarta - Mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso yang mengajukan diri menjadi calon presiden (capres) terus melakukan sosialisasi, termasuk kepada Dubes AS Cameron R Hume. Bila mendapatkan dukungan dari AS, Bang Yos merasa lebih mantap maju menjadi capres.

"Iya boleh saja seperti itu. Lihat saja nanti. Kalau itu kan hanya dukungan moral. Kalau ada dukungan dari negara superpower itu bagus. Tapi yang terpenting tetap dukungan dari rakyat, yang nantinya saya dapat menjalankan pemerintahan dengan baik," ujar Sutiyoso.

Sutiyoso menyampaikan hal itu, usai menerima Dubes AS Cameron R Hume di Sutiyoso Center, Jalan Diponegoro 43, Jakarta Pusat, Selasa (6/5/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam pertemuan sekitar 1 jam itu, Sutiyoso mengatakan Hume bertanya tentang fenomena pilkada di Jawa dan Sumatera. Juga bagaimana partai besar bisa kalah dengan partai kecil di beberapa pilkada.

"Ya kalau menurut saya ada beberapa alasan. Partai kecil itu kalau melawan partai besar itu semangat. Sedangkan partai besar menganggap partai kecil itu gampang," kata Bang Yos.

Hume juga bertanya tentang ksisis pangan dan kenaikan BBM di Indonesia. Bang Yos menjawab kenaikan BBM sudah diantisipasi dan merupakan langkah yang terbaik.

"Beliau juga cerita tentang keamanan di Aceh. Beliau melihat pembangunan di Aceh yang berjalan pesat," kata dia.

Seandainya terpilih menjadi Presiden para tahun 2009, apa Bang Yos akan memperpanjang kontrak dengan NAMRU-2?

"Keberadaan satu intelijen di negara harus kita lihat. Kalau menguntungkan kenapa tidak dilanjutkan. Tapi kalau merugikan harus kita hentikan," jawab Bang Yos.

Mengenai keberadaan intelijen di NAMRU-2, imbuh dia, tidak bisa dengan gegabah menyimpulkan. "Karena ini hubungan internasional. Mesti ada pembaruan mengenai MoU. Itu perlu dibuktikan terlebih dahulu," tandas dia. (nwk/asy)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads