Sejauh ini, virus itu sudah menginfeksi sebanyak 11.905 anak di berbagai penjuru negeri. Sebanyak 26 di antaranya meninggal. Demikian menurut kantor berita resmi China, Xinhua dan dilansir kantor berita AFP, Selasa (6/5/2008).
Sanksi itu diberlakukan di Provinsi Anhui, wilayah yang paling banyak mengalami korban jiwa akibat virus EV71. Pejabat-pejabat setempat dituding lamban melaporkan wabah yang mulai melanda pada Maret tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Provinsi Anhui, seorang dokter di Desa Lichen didenda 4.080 yuan karena secara ilegal menyuntikkan 17 anak dengan immune globulin yang diklaim bisa menyembuhkan penyakit mereka. Dokter bernama Wang Dongjun itu mengenakan bayaran 80 yuan untuk satu suntikan.
Sedangkan lima pejabat setempat telah mendapat surat teguran karena tidak menyebarkan informasi mengenai virus EV71. Akibatnya, Wang bisa menarik keuntungan dari virus ini.
Seorang dokter di desa lainnya juga dihukum atas perbuatan yang sama dengan Wang. Namun Xinhua tidak menyebutkan hukuman apa yang diterimanya.
Dua dokter lainnya di sebuah rumah sakit di Kota Fuyang juga dikenai sanksi karena tidak merawat pasien yang terjangkit virus tersebut dengan benar.
Di Kota Fuyang sendiri sudah 22 pasien meninggal virus EV71.
(ita/nrl)










































