Harapan ini disampaikan SBY dalam pidatonya membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrembangnas) 2008 di Gedung Bidakara, Jakarta, Selasa (6/5/2008).
"Keliru kalau saya datang ke daerah menjalankan tugas pemerintahan, ada bupati yang menghindar. Saya datang untuk menghadiri acara resmi dan demi rakyat. Jadi jangan korbankan rakyat!" tegas SBY.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sedinamis apa pun saat menjelang dan selama pemilu, jangan tinggalkan tugas pokok kita. Atur waktu dengan tepat, mana tugas pemerintahan dan pisahkan mana kegiatan politik praktis dalam konteks pemilu," ujarnya.
Selain tidak membawa-bawa urusan parpol dalam pemerintahan, segala kegiatan kompetisi selama masa kampanye Pemilu 2009 harus tetap mengedepankan cara-cara yang fair. Adanya tindak kekerasan akan sangat mencederai semangat demokrasi sehat yang sedang dibangun.
"Bangun budaya kompetisi yang fair, jangan melampaui batas kepatutan. Kalau sampai terjadi kekerasan maka cacat demokrasi kita," pungkas SBY. (lh/mly)











































