Presiden SBY: Ngantuk Boleh, Tidur Jangan

Presiden SBY: Ngantuk Boleh, Tidur Jangan

- detikNews
Selasa, 06 Mei 2008 11:36 WIB
Jakarta - Presiden SBY ternyata masih ingat dengan kasus tertidurnya seorang kepala daerah di tengah pidatonya. Ia menyempatkan mengingatkan para kepala daerah dan pimpinan lembaga negara tidak mengulangi kasus itu.

Peringatan ini ia sampaikan sebelum memulai pidato sambutan membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrembangnas) 2009 di Gedung Bidakara, Jakarta, Selasa (6/5/2008).

"Para peserta harap menggunakan waktu dengan sebaik-baiknya dalam
rangkaian Musrembangnas. Jangan tidur!" kata SBY disambut gelak tawa hadirinPara peserta kegiatan yang bertujuan untuk merencanakan draft Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2009 ini diikuti oleh seluruh pimpinan lembaga pemerintahan. Bukan hanya dari tingkat pusat, tapi juga jajaran pemerintahan propinsi dan kabupaten serta kotamadya se-Tanah Air.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karenanya, presiden maklum bila ada di antara mereka yang belum hilang rasa lelahnya akibat baru menempuh perjalanan panjang. Tapi kelelahan itu sama sekali bukan alasan untuk tidak menyimak pidato arahan dari Kepala Pemerintahan.

"Ngantuk boleh-boleh saja, tapi segera bangkit. Sebab rakyat menanti oleh-oleh berupa pembangunan yang lebih baik di daerahnya," ujar SBY. (lh/nwk)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads