Kisah Gobind, WNI Peneror AS yang Diburu FBI Sejak 2007

- detikNews
Selasa, 06 Mei 2008 06:24 WIB
Jakarta - Hargobind P Tahilramani, WNI keturunan India ini diketahui meneror Pentagon dan Gedung FBI pada 2007 lalu. 5 kali surat elektronik dia kirimkan yang berisi ancaman bom kepada lembaga keamanan milik pemerintah AS itu.

"Dia telah menjadi tersangka pengancaman yang ditetapkan pengadilan Amerika. Dia juga dicari LAPD, yang kemudian karena berada di luar negeri diserahkan ke FBI," kata Kepala Densus 88 Polda Metro Jaya Kombes Pol Rudi Supariyadi saat berbincang dengan detikcom, Senin (5/5/2008).

Hargobind atau yang biasa disapa Gobind, diketahui memang pernah bermukim di AS. "S2 dia di Amerika," imbuh Rudi.

Nah, warga Jakarta Pusat ini pun, seolah tak jera. Dia kembali melakukan aksi isengnya. Saat ditahan di LP Cipinang, sejak 3 bulan lalu karena kasus dugaan penggelapan, dia meneror Kedubes AS akan adanya ledakan bom.

Ancaman pun dilakukannya sebanyak 2 kali pada 21 dan 22 April 2008, melalui sambungan telepon. Tapi naas, pihak AS tidak tinggal diam begitu saja, laporan dibuat, dan Gobind pun lalu diburu kepolisian.

"Kami melakukan penyelidikan awal, kemudian kami mendapatkan fotonya, dan posisi dia pun kita diketahui. Begitu data-data kami berikan ke pihak Kedubes AS, ternyata mereka juga sudah punya lengkap," jelas Rudi yang juga mantan Kapolres Poso ini.

Lalu Gobind pun dibekuk pada Selasa 29 April 2008. Pada awalnya pria yang agak kemayu ini menolak mengakui, tetapi setelah disodorkan bukti, dia tidak membantahnya.

"Motifnya pribadi, tidak ada kaitan dengan jaringan apapun," tutup Rudi. (ndr/rdf)