Harga BBM Pasti Naik, Presiden SBY Gelar Rapat Terbatas

Harga BBM Pasti Naik, Presiden SBY Gelar Rapat Terbatas

- detikNews
Senin, 05 Mei 2008 15:10 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan menggelar rapat kebinet terbatas untuk membahas kenaikan harga BBM dan bagaimana solusinya agar dampak kenaikan harga BBM itu tidak menyengsarakan rakyat.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden SBY saat jamuan makan siang dengan para pimpinan media massa dan tokoh pers di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (5/5/2008).

Menurut Presiden, isu yang berkembang saat ini bukan lagi harga BBM naik atau tidak naik. Namun bagaimana mematangkan dampak dari kenaikan itu, jangan sampai rakyat di bawah yang terkena beban berat ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tahapannya sekarang ini bukan lagi naik atau tidak naik. Tapi kalau naik berapa dan komoditas apa aja. Apa 20%, 25%, atau 30%. Dan mengapa dengan angka itu, kemudian apa saja instrumen yang menyertainya," ujar SBY.

Sore ini, presiden memimpin sidang kabinet terbatas dengan agenda utama kebijakan baru mengenai besaran subsidi BBM. Ratas yang diikuti Wapres JK dan para jajaran menteri terkait, digelar di Kantor Presiden, Jakarta.

Presiden kemudian paparkan tahapan sebelum mengumumkan keputusan menaikkan harga BBM pada 2005. Perlu waktu hampir 3 minggu bagi pemerintah untuk mempersipkan segala sesuatunya termasuk jaring pengaman sosial bagi rakyat miskin.

"Sekarang kita punya program social safety net, seperti bantuan langsung untuk rakyat miskin, BOS, Jamkesmas, dan Raskin yang masih jalan. Kita juga punya PNPM Mandiri dan KUR bagi usaha rakyat kecil dan mikro," sambung SBY.

"Itulah sebabnya solusinya akan dengan cepat dimatangkan," ujar SBY.

Sementara Mensesneg Hatta Rajasa dalam perbincangannya dengan beberapa pemimpin redaksi menjelaskan, kenaikan BBM itu sudah pasti dilakukan. Hanya saja, presiden ingin, solusi untuk mengatasi dampak kenaikan BBM benar benar matang.

"Solusinya benar-benar bisa membantu rakyat kecil," tegas Hatta. Berita selengkapnya mengenai rencana kenaikan harga BBM bisa dibaca di www.detikfinance.com.  (qom/asy)


Berita Terkait