Melahirkan, ABG Bawa Bayi Masih Terikat Tali Pusat ke RS

Melahirkan, ABG Bawa Bayi Masih Terikat Tali Pusat ke RS

- detikNews
Senin, 05 Mei 2008 13:50 WIB
California - Seorang remaja putri melahirkan secara diam-diam di rumahnya di Long Beach, California, AS. ABG berusia 17 tahun itu kemudian berjalan kaki ke rumah sakit dengan membawa sang bayi yang masih terikat pada tali pusatnya!

Remaja bernama Xochitl Parra itu mengungkapkan, dia melahirkan saat sedang mandi pagi sebelum berangkat ke sekolah.

"Saya merasakan kepalanya mulai keluar, jadi saya duduk dan mengejan supaya dia bisa keluar," kata gadis AS itu. Bayi laki-lakinya lahir dengan selamat dan diberi nama Alejandro.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Parra tidak menelepon polisi karena koneksi telepon di rumahnya terputus. Dia juga tidak berani mengadu pada ibunya karena selama hamil, Parra mati-matian menyembunyikan kehamilannya dari sang ibu. Remaja itu takut ibunya akan mengusir dirinya dari rumah karena hamil di luar nikah.

Karenanya Parra kemudian membungkus tubuh bayi dengan selimut dan pergi ke rumah sakit dengan berjalan kaki. Kebetulan rumah sakit St Mary Medical Centre memang tidak begitu jauh dari rumahnya.

"Saya mulai berjalan dan berlari ke rumah sakit," tutur Parra seperti dilansir harian Sydney Morning Herald, Senin (5/5/200).

"Dia masih memiliki plasenta dan bayi itu masih terhubung (dengan tali pusat), jadi semua orang mengatakan, "jangan bergerak!" kata Dr Perez, yang menangani Parra.

Dr Perez takjub dengan peristiwa ini. "Mereka bisa mati kehabisan darah," kata Dr Perez yang senang dengan kejadian ini. Kita mendengar begitu banyak hal negatif tentang para remaja membuang bayi mereka di tempat sampah," kata Dr Perez. Tapi Parra malah berupaya menyelamatkan bayinya dengan pergi ke rumah sakit.

Ibu Parra kini telah menerima situasi ini. Wanita itu akan membantu Parra mengasuh anaknya supaya putrinya itu bisa kembali bersekolah. (ita/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini