Demikian hasil survei Indonesian Research and Development Institute (Indonesian RDI) yang disampaikan Koordinator Program Hasan Nasbi di Grand Hyatt, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (5/5/2008).
Survei ini digelar di 33 provinsi secara proporsional di 260 desa atau kelurahan pada 22-30 Maret 2008. Respondennya ada 2.600 orang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
SBY (57,5%) lebih populer dibandingkan dengan Mega (40%). SBY (77%) dibandingkan dengan JK (19%), SBY (63%) dibandingkan dengan Wiranto (32%). SBY (66%) dibandingkan dengan Sultan (29%), SBY (77%) dibandingkan dengan Sutiyoso (19%) dan SBY (71%) dibandingkan dengan Hidayat Nurwahid (24%).
Sedangkan cawapres yang cocok mendampingi SBY adalah JK. JK mendapat (27%), Sultan HBX (17%), Hidayat (15%), Sutiyoso (7%), Andi (5%), Hasyim (4%), Akbar Tandjung (3%), Din Syamsuddin (3%).
"Kecenderungan para responden jika loyal pada calon tertentu dia akan menganggap calonnya baik apa pun kategorinya," ujar Hasan.
Kinerja
Survei juga menunjukkan sisi kepuasan publik terhadap lembaga kepresidenan yakni puas (42%), tidak puas (18%) dan tidak tahu (39%).
DPR puas (18%), tidak puas (27%) dan tidak tahu (53%).
DPD puas (17%), tidak puas (29%) dan tidak tahu (52%).
Kepuasan responden terhadap program pemerintah di bidang kesehatan menunjukkan puas (47%), tidak puas (36%) dan tidak tahu (15%).
Keamanan dan ketertiban puas (47%), tidak puas (30%) dan tidak tahu (21%).
Pendidikan puas (47%), tidak puas (35%), dan tidak tahu (16%).
Pemberantasan korupsi, puas (35%), tidak puas (42%) dan tidak tahu (22%).
Persoalan hukum puas (34%), tidak puas (37%) dan tidak tahu (28%). (aan/nrl)











































