Jakarta - Penahanan anggota Komisi IV DPR Sarjan Tahir oleh KPK berpotensi memperburuk nama Partai Demokrat (PD). Pendiri PD yang juga Presiden RI, SBY, meminta agar kader tersebut dikeluarkan jika terbukti menyimpang.
Pernyataan SBY itu disampaikan Wakil Ketua Umum PD Ahmad Mubarok di sela-sela acara peluncuran buku 'Restorasi Indonesia' di Balai Kartini, Jl Gatot Soebroto, Jakarta, Senin (5/5/2008).
"Ya beliau pasti sudah tahu. Pak Presiden sejak dulu mengatakan kalau ada jeruk 1 yang busuk, jangan dibiarkan. Buanglah jeruk yang busuk itu supaya tidak merusak jeruk-jeruk yang lain," ujar Mubarok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sarjan ditahan KPK Jumat 2 Mei 2008 malam atas dugaan kasus suap pengalihan hutan bakau menjadi Pelabuhan Tanjung Api-api, Banyuasin, Sumatera Selatan. Sarjan dititipkan di rutan Polres Jakarta Utara.
(nwk/nrl)