Jakarta - Presiden SBY menyeru semua pihak yang memperoleh untung berlipat dalam krisis energi dan pangan untuk membantu orang-orang yang kurang beruntung. Khususnya dalam program meringankan beban kelompok warga yang paling terkena dampak krisis.
Seruan ini disampaikan SBY di bagian akhir pidato sambutannya dalam peringatan Milad ke-10 PKS di GBK, Senayan, Jakarta, Minggu (5/5/2008).
"Saya serukan yang kuat membantu yang lemah. Yang mendapat untung lebih dari kenaikan harga komoditas pangan dan energi, bantulah yang lain," seru SBY.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Negara menjelaskan, langkah aksi solidaritas demikian merupakan salah satu cara praktis membantu meringankan beban kehidupan rakyat. Sebab cita-cita bangsa Indonesia adalah maju dan sejahtera bersama, bukan malah sendiri-sendiri.
"Kita tidak ingin makmur sendiri-sendiri. Tapi makmur bersama-sama," tegasnya.
(lh/iy)