Mungkin itu yang terjadi pada belasan peserta MLB Cak Imin di Hotel Mercure, Ancol. Di sore hari yang indah, Sabtu (3/5/2008), mereka tampak asyik bersenda gurau di atas bebatuan di pinggir pantai Ancol yang tenang. Mereka seakan
tak menghiraukan kisruh yang terjadi di partai warga nahdliyin ini.
Mereka tampak berbaur dengan ratusan penikmat Pantai Ancol di sore hari. Cuaca yang cerah, membuat mata seakan termanjakan oleh deburan ombak yang tenang, tapi menghanyutkan. Dari jauh tampak para pengemudi perahu laaer
membawa rombongan untuk keliling Pantai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lumayan, daripada liputan mulu, agak membosankan," ujar seorang wartawan cetak yang enggan disebut namanya.
Para penjaja makanan dan suvenir juga memenuhi sepanjang pantai. Tak ketinggalan para nakhoda perahu terus menawarkan jasa perahu. "Ayo silakan. Satu Orang cukup lima ribu saja. Murah lho," sapa mereka ramah. (anw/asy)











































