Amandemen AD/ART PKB, Dewan Syuro Bukan Lembaga Tertinggi

MLB PKB Muhaimin

Amandemen AD/ART PKB, Dewan Syuro Bukan Lembaga Tertinggi

- detikNews
Sabtu, 03 Mei 2008 19:30 WIB
Jakarta - Konflik yang terus berulang di tubuh PKB membuat muktamirin mempertanyakan posisi Dewan Syuro. Komisi A pimpinan Helmy Faisal Zaini dan Ida Fauziyah mempertegas ketentuan bahwa Dewan Syuro PKB bukanlah lembaga tertinggi PKB seperti sebelumnya.

"Selama ini banyak sekali yang menafsirkan seolah-olah segala sesuatunya itu di tangan Dewan Syuro. Ini yang  dipertanyakan muktamirin," kata Helmy dalam rapat komisi A MLB PKB di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Sabtu (3/5/2008).

Pantauan detikcom, para muktamirin mengeluhkan seringnya terjadi salah tafsir pemaknaan Dewan Syuro sebagai lembaga tertinggi PKB. Padahal, sebenarnya pimpinan PKB itu bersifat kolektif dengan masing-masing struktur memiliki tugas yang berbeda.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena seringnya terjadi penyalahgunanaan tafsir itulah, pengertiannya dipertegas saja. Ini akan mengakhiri konflik," kata Helmy.

Helmy menambahkan lembaga Dewan Syuro yang dimaknai tertinggi dalam AD/ART partai hanya bermakna sebatas tertinggi dalam hal fungsi koordinasi.

Pantauan detikcom, setelah melalui perdebatan cukup ketat, disepakati kata 'tertinggi' dihapuskan. Karena itu secara subtansi disepakati bahwa Dewan Syuro PKB adalah Dewan Pimpinan partai yang membuat dan menetapkan kebijakan umum partai, serta melakukan pengawasan.

"Jika ada persoalan substansial yang harus diputuskan, maka keputusannya diambil melalui rapat pleno Dewan Syuro dan Tanfidz," pungkas Helmy.
(yid/asy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini