Adalah Lucky dan Flo, anjing pelacak canggih jenis Labrador itu yang berhasil mengendus polikarbonat dalam VCD dan DVD bajakan, seperti dilansir AFP, Sabtu (3/5/2008).
Seorang pelatih anjing bernama Neil Powell lah yang berjasa melatih kedua anjing berusia 4 tahun itu untuk mengendus polikarbonat dalam DVD dan VCD bajakan. Keahlian langka kedua anjing ini dites pertama kali di Bandara Stansted London tahun 2005.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kini, Powel dan 2 anjing didikannya rajin berkeliling dunia untuk memenuhi order pemerintah yang memesannya mengendus barang bajakan itu. Beberapa negara yang pernah meminta jasa mereka adalah Republik Chechnya, Dubai, Jerman, Meksiko and Spanyol.
Kasus terbesar yang dibongkar berada di Malaysia dan Filipina. Di dua negara ini mereka turut andil dalam 35 razia yang menahan lebih 2 lusin pihak yang terlibat pembajakan. Barang bukti yang diamankan, 2 juta VCD dan DVD senilai US$ 3,5 juta!
Gara-gara kesuksesan itu, pemerintah Malaysia berniat mendirikan unit anjing pelacak polikarbonat pertama di dunia yang dinamakan Paddy dan Manny, dengan bantuan Motion Picture Association of America (MPAA).
"Kerja anjing-anjing itu sangat bagus dibanding sindikat pembajak di Malaysia. Para pembajak bahkan bersedia membayar US$ 30 ribu untuk melihat mereka mati," ujar Michael Buchan promotor jasa anjing pelacak ini.
(nwk/djo)











































