Popularitas Partai Buruh di Indonesia Masih Rendah

Popularitas Partai Buruh di Indonesia Masih Rendah

- detikNews
Sabtu, 03 Mei 2008 12:21 WIB
Jakarta - Keberadaan sejumlah partai buruh di Indonesia dinilai masih belum maksimal. Salah satu sebabnya, mereka tidak memiliki tokoh yang populer.

Hal itu disampaikan Dita Indahsari, Pengurus DPP Front Nasional untuk Partai Buruh Indonesia ketika menghadiri diskusi di Kafe Mario's Place, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (03/05/2008).

“Berbeda dengan partai lain yang memunculkan tokoh lama dan sudah banyak dikenal, seperti SBY dan Megawati,” ujar Dita

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal lainnya yang dihadapi partai buruh di Indonesia adalah persoalan dana. Dana yang dimiliki partai buruh sangat kecil dibandingkan dengan partai-partai lain.

“PDIP dan Golkar sudah membuat sistemnya sejak tahun 70-an, sampai kantornya saja dekat pabrik. Sedangkan kita sulit menambah jaringan hingga ke desa-desa karena butuh dana yang sangat besar,” keluhnya.

Di sisi lain, latar belakang sosial politik kaum buruh ikut mempengaruhi aspirasi politik mereka. “Buruh hanya di tempat kerjanya saja seorang buruh. Jika asalnya dari Jawa Timur memilih PKB, ada yang memilih Partai Golkar karena bapaknya Golkar, ada yang agamanya nasrani memilih partai krisitiani dan sebagainya,” terangnya.
(gun/djo)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads