Hal itu disampaikan Dita Indahsari, Pengurus DPP Front Nasional untuk Partai Buruh Indonesia ketika menghadiri diskusi di Kafe Mario's Place, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (03/05/2008).
“Berbeda dengan partai lain yang memunculkan tokoh lama dan sudah banyak dikenal, seperti SBY dan Megawati,” ujar Dita
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“PDIP dan Golkar sudah membuat sistemnya sejak tahun 70-an, sampai kantornya saja dekat pabrik. Sedangkan kita sulit menambah jaringan hingga ke desa-desa karena butuh dana yang sangat besar,” keluhnya.
Di sisi lain, latar belakang sosial politik kaum buruh ikut mempengaruhi aspirasi politik mereka. “Buruh hanya di tempat kerjanya saja seorang buruh. Jika asalnya dari Jawa Timur memilih PKB, ada yang memilih Partai Golkar karena bapaknya Golkar, ada yang agamanya nasrani memilih partai krisitiani dan sebagainya,” terangnya.
(gun/djo)











































