Target 30 Persen di Pemilu 2009 Berat Bagi Partai Golkar
Sabtu, 03 Mei 2008 11:16 WIB
Jakarta - Target Partai Golkar untuk meraih suara sebanyak-banyaknya pada Pilpres 2009 sah-sah saja. Namun target meraup suara 30 persen di Pemilu 2009 nanti bukan perkara mudah. “Target boleh-boleh saja, bahkan target 50 persen pun tidak masalah. Namun untuk mencapai target itu (30 persen) dugaan saya dengan melihat prestasi sementara di depan pubik rasanya berat,” ujar Sukardi Rinakit, pengamat politik ketika dihubungi detikcom, Sabtu (3/5/2008). Menurut Sukardi, salah satu hal yang membuat target Partai Golkar ini berat lantaran mulai berkurangnya dukungan terhadap pemerintah. Kinerja pemerintah saat ini dinilai biasa-biasa saja. Partai Golkar bagaimanapun dipandang sebagai Partai pendukung pemerintah. Selain itu menurutnya, kader-kader loyalis yang dimunculkan Golkar cenderung masih orang-orang lama. “Golkar harus berani melakukan terobosan dengan memunculkan orang-orang baru. Orang-orang loyalis kan cenderung orang lama,” tuturnya. Kecuali jika kata loyalis di tubuh patai berlambang beringin ini dirumuskan kembali oleh Golkar. “Yang loyalis itu seperti apa, apakah harus 20 tahun mengabdi atau 10 tahun. ini yang harus dirumuskan kembali,” terangnya. Ketua umum Partai Golkar Jusuf Kalla menargetkan 30 persen suara di Pilpres 2009 nanti. Agar bisa terwujud, calon legislatif yang dipasang nantinya 60 persen kader-kader loyalis, 30 persen wanita, dan sisanya diisi oleh pemuda dan mantan TNI.
(gun/ddn)











































