'Maling' Menyamar Jadi Tamu Hendak Celakakan PKB

'Maling' Menyamar Jadi Tamu Hendak Celakakan PKB

- detikNews
Sabtu, 03 Mei 2008 08:27 WIB
Jakarta - PKB mengalami konflik yang berkepanjangan. Mereka saling mengklaim sebagai partai yang sah, saling bertanding menyelenggarakan MLB, hingga saling memecat pengurus menjadi hiasan di hampir semua media setiap hari.

Ada apa gerangan dengan partai berlambang bintang sembilan ini? Adakah yang salah dengan kinerja pengurus? Tapi ternyata, semua ini karena ada maling yang menyamar sebagai tamu di PKB, dan hendak mencelakakan sang pemilik rumah.

"Saat ini, konflik di tubuh PKB karena ada tamu yang sebenarnya adalah maling," ujar pengasuh Pesantren Pacul Goang, Jombang, Jawa Timur, KH Aziz Mansyur saat memberi sambutan dalam pembukaan MLB PKB Cak Imin di Hotel Mercure, Jakarta, Jumat (2/5/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mansyur mencontohkan, sang pemilik rumah adalah Gus Dur, sementara sang anak adalah Muhaimin Iskandar. Sebagai pemilik rumah, menurut Mansyur Gus Dur telah lalai memasukkan maling di rumahnya.

"Sebagai anak Muhaimin memberi tahu kepada bapaknya, tapi tak dihiraukan," ujar Mansyur mencontohkan.

Sang anak, menurut calon kuat Ketua Dewan Syuro PKB Cak Imin ini akhirnya lari dari rumah. Namun pelarian ini tidak lantas diartikan keluar dari status sebagai penghuni rumah.

"Saya lari, tapi tidak keluar. Saya tunggu kapan maling itu akan tertangkap," kata Mansyur bercerita seolah-olah dirinya sebagai sang anak.

Sang anak tetap berjanji tidak akan keluar dari rumah, karena tugasnya sebagai anak untuk melindungi rumah dan keluarga dari para maling.

"Kalau saya keluar, berarti saya membiarkan rumah saya dibakar orang, dan bapak saya diperlakukan semena-mena oleh maling," tandasnya.

Sebelumnya dalam LPJ, Cak Imin menyebut dua nama yang dianggap sebagai anggota PKB yang diangkat secara inkonstitusional. Kedua orang ini dianggap sebagai biang keladi kekisruhan di PKB. Mereka adalah Sigid Haryo Wibisono dan Muslim Abdurrahman. (anw/mly)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads