Ribuan Nelayan Pangandaran Alami Paceklik 3 Tahun

Ribuan Nelayan Pangandaran Alami Paceklik 3 Tahun

- detikNews
Jumat, 02 Mei 2008 15:47 WIB
Ciamis - Pascatsunami yang melanda pesisir Pantai Pangandaran pada 17 Juli 2006 silam, ribuan nelayan di Pantai Selatan Ciamis mengalami paceklik. Kondisi ini mereka alami dalam tiga tahun terakhir.
Β 
Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Ciamis, Jeje Wiradinata mengatakan pendapatan dari hasil penangkapan ikan dalam tiga tahun ini terus mengalami penurunan.
Β 
"Pendapatan dari hasil penangkapan ikan dalam tiga tahun terakhir ini turun hingga setengahnya, dari biasanya Rp 20 miliar menjadi Rp 10 miliar," ujar Jeje di sela-sela peresmian Tempat Pelelangan Ikan dan pemberian bantuan perahu oleh Menlu Hassa Wirajuda di Pantai Karapyak Desa Bagolo, Kabupaten Ciamis, Jumat (2/5/2008).

Menurutnya penyebab utama musim paceklik yang dialami para nelayan akibat kerusakan lingkungan yang disebabkan pola penangkapan para nelayan. Selain tentunya karena cuaca dan kerusakan yang diakibatkan oleh hantaman tsunami.
Β 
"Beberapa alat penangkapan nelayan membuat rusak lingkungan, sehingga ikan kini jauh dari pantai. Ini yang sedang kami terus komunikasikan dengan para nelayan," ujarnya.
Β 
Alat penangkapan ikan yang menyebabkan kerusakan, antara lain jaring ikan yang kecil sehingga ikan-ikan kecil pun ikut tertangkap. Dengan adanya musim paceklik ini, kini banyak nelayan yang tidak melaut. Mereka lebih banyak bekerja membuat ikan asin.
Β 
"Makanya kini para nelayan tengah mengajukan bantuan dana paceklik berupa bantuan beras ke pemda," katanya.

Jumlah nelayan di Pantai Selatan Jabar saat ini sekitar 15 ribu KK dengan 3 ribu perahu yang beroperasi. (ern/djo)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads