"Pemerintah tidak punya instrumen untuk turut campur. Kita hanya mendorong agar ada keputusan sebelum tanggal 12 Mei," kata pria berkacamata itu.
Hal itu disampaikan Andi di sela-sela rapat konsultasi Partai Golkar di Hotel Kartika Chandra, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (2/5/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mesti begitu, Andi mengaku telah bertemu secara informal dengan dua kubu yang bertikai. Dalam pertemuan itu, Andi meminta kedua pihak bersatu.
"Saya sudah bertemu dengan pihak Muhaimin dan Gus Dur. Saya minta mereka bersatu untuk menyelamatkan tanggal 12 Mei nanti," ujarnya.
(ken/ana)










































