"Saya tidak menganjurkan bahkan melarang, jangan kembangkan dana partai dari sisi yang tidak benar. Ini berbahaya bagi masing-masing, maka bisa perburuk citra partai juga," kata pria yang juga menjabat Wakil Presiden ini.
Hal itu disampaikan Kalla dalam Rapat Konsultasi Partai Golkar di Hotel Kartika Chandra, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (2/5/2008).
Kalla mencontohkan, praktek tidak halal yang dimaksud adalah dengan mengumpulkan dana dari instansi-instansi pemerintah atau departemen yang ada kader partai. "Ini bisa jadi bumerang dan merusak citra partai," tandasnya.
Selain memperburuk citra, dana-dana 'tidak benar' ini bisa menjerat pengurus atau perorangan ke masalah hukum.
Hadir dalam kesematan ini Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Surya Paloh, Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono, Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Golkar Andi Mattalata dan Sekretaris Jenderal Partai Golkar Soemarsono. (ken/aba)











































