Berdasarkan data TMC Polda Metro Jaya, Jumat (2/5/2008), sekitar 5.000 orang yang tergabung dalam Forum Tenaga Honorer Sekolah Negeri Indonesia (FTHSNI) akan menggelar aksi mulai pukul 08.00 WIB. Guru honorer se-Jawa ini akan langsung bergerak ke Istana Negara dan Gedung DPR, Senayan, Jakarta.
Aksi selanjutnya berasal dari Aliansi Pendidikan (BEM UI, UNJ, FGI, LAPAM, Education Forum). Mereka akan menggelar aksinya di depan Gedung DPR pada pukul 10.00 WIB. Sekitar 300 orang akan menuntut realisasi pendidikan 20 persen, tolak RUU badan Hukum Pendidikan, tolak UAN, tolak pemimpin yang tidak Pro Pendidikan, dan usut tuntas korupsi di dunia pendidikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Komite Aksi Perjuangan Pendidikan pun tidak mau kalah. Mereka akan menggelar aksi di depan Istana Negara mulai pukul 13.00 WIB. Mereka akan menuntut pendidikan gratis dan peningkatan mutu pendidikan.
Kelompok massa dari Forum Mahasiswa Pendidikan juga direncanakan berunjuk rasa di tiga lokasi yaitu di Bundaran HI, depan kantor Depdiknas, dan depan Istana Negara mulai pukul 13.30 WIB. Aksi yang akan diikuti 200 orang ini akan mempertanyakan tujuan pendidikan di Indonesia.
Dalam waktu yang sama, Depdiknas juga akan diserbu sekitar 250 orang dari Solidaritas Mahasiswa Indonesia. Mereka akan menuntut pendidikan gratis untuk rakyat.
Aksi menyambut Hardiknas ini juga akan dilakukan sekitar 100 orang dari Front Perjuangan Rakyat. Mereka akan menggelar aksi di Gedung Indosat dan Istana Negara. Mereka meminta tanggung jawab negara atas pendidikan dan lapangan pekerjaan.
(ary/ary)











































