Gara-gara Tapal Batas, 16 Rumah Warga Solok Dibakar

Gara-gara Tapal Batas, 16 Rumah Warga Solok Dibakar

- detikNews
Kamis, 01 Mei 2008 23:04 WIB
Solok - Bentrokan antarwarga terjadi di Solok, Sumatera Barat. Sekitar 16 rumah dibakar dan 10 warga luka-luka akibat memperebutkan tapal batas.

Bentrokan ini terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Saat itu, warga Kenagarian Saniang Baka memancang tapal batas di Kenagarian Muaro Pingai. Kedua nagari ini berada di Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, Sumatera Barat.

"Tiba-tiba warga Nagari Saniang Baka menyerbu Muaro Pingai dan melempari rumah penduruk dengan bom molotov," tutur Edward, warga Solok saat berbincang dengan detikcom, Kamis (1/5/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akibat penyerbuan itu, sekitar 16 rumah warga Muaro Pingai terbakar. Sementara itu 10 warga dari kedua belah pihak mengalami luka.

Saat ini sekitar 600 aparat dari Brimob Polda Sumbar, Kodim Solok, dan Polresta Solok diterjunkan untuk mengamankan lokasi bentrokan. Sekitar 200 warga yang sempat bentrok pun kini diungsikan ke tempat netral di Lapangan Singkarak yang berjarak 5 kilometer dari lokasi bentrok.

Atas peristiwa ini, Bupati Solok Gusmal menyatakan Pemkab Solok sudah berupaya mempertemukan kedua belah pihak pada 2 hari lalu. Masing-masing pihak pun diminta menahan diri dan tidak menentukan batas wilayah sendiri.

"Namun perjanjian itu dilanggar warga Saniang Baka," ujarnya.

Konflik rebutan batas ini sudah terjadi sejak Desember 2003. Bentrokan pun sudah sering terjadi antar kedua belah pihak. Warga Saniang merasa sebagian wilayahnya berada di Muaro Pingai. Padahal wilayah yang diklaim itu tidak memiliki sumber daya alam yang menggiurkan.
(ary/ary)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads