Hal itu dikatakan oleh Menteri Kehutanan, MS Kaban saat aksi tanam pohon di Gunung Kebo, Desa Sambirejo, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek, Jatim, Kamis (1/5/2008).
"Usaha kita untuk kembali membangun hutan diadakan gerakan penanaman bersama semua lapisan masyarakat dan semua institusi bangsa ini," kata Menhut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebaliknya, jika kondisi hutan baik, maka sumber air akan lestari dan kebutuhan air irigasi terpenuhi.
Dalam kesempatan tersebut, Menhut juga menanam secara simbolis satu batang pohon trembesi sebagai awal dimulainya aksi tanam pohon. Selain trembesi, hari ini juga ditanam 300 batang tanaman lain dari berbagai jenis. Mulai pohon beringin, mimba, dan kemiri.
Rencananya, penanaman akan dilanjutkan hingga mencapai jumlah 150 ribu batang pohon pada awal musim hujan mendatang. Semenatara kawasan Gunung Kebo merupakan salah satu daerah di Trenggalek yang belum tersentuh penghijauan secara optimal.
Kaban menjelaskan, luas lahan kritis di seluruh Indonesia total seluas 59 juta hektar. Jumlah tersebut ditargetkan dapat tertanami seluas 5 juta hektar pada 2009 mendatang. (fat/ary)










































