Bagaimana peristiwa itu terjadi? Seorang saksi mata yang melihat kejadian itu, Trihananto, menuturkan kepada detikcom, Kamis (1/5/2008).
"6 orang yang membawa senjata api langsung masuk ke Toko Emas Aladin. Sambil berjalan, mereka terus menembak. Saya dengar lebih dari 5 tembakan," kata Trihananto yang memiliki kios di samping toko emas yang dirampok.
"Ada juga 1 orang yang menunggu di atas motor Yamaha Mio dan mengawasi dari jauh," lanjutnya.
Menurut Tri, 3 pengunjung yang sedang berada di toko emas itu langsung lumpuh setelah tertembak timah panas. "1 Orang tidak bergerak, ternyata meninggal," katanya.
Korban tewas setelah tertembus timah panas perampok di lehernya. Setelah itu, kata Tri, perampok ganas itu langsung menjarah habis seluruh isi toko mas yang berada di Pasar Jongke itu.
"Karena Toko Emas Kausar yang ada disebelahnya ditinggal pemilik dan pengunjungnya, perampok juga mengambil seluruh emas yang ada di toko tersebut," ujarnya.
Puas menjarah, para perampok pun kembali ke 3 sepeda motor yang diparkir di depan toko. "Mereka kabur. Setelah itu warga baru berani mendekat dan menolong korban," katanya. (ken/fay)











































