Kapoltabes Denpasar AKBP Alit Widana mengatakan, kedua pemuda Papua itu terjaring dalam razia yang digelar pihaknya di Jl Moh Yamin, Denpasar. Jalan ini merupakan akses menuju Konjen AS di Jl Hayamwuruk.
"Awalnya ada permohonan izin dari sejumlah mahasiswa Papua di Denpasar untuk demo hari buruh dan kami kabulkan. Namun kami kemudian mendapat info aksi ini akan dimanfaatkan untuk masalah Papua," ujar Widana.
Berdasarkan info itu, Poltabes Denpasar kemudian menggelar razia dan berhasil mengamankan kedua pemuda itu. Saat ini keduanya masih menjalani pemeriksaan di Mapoltabes Denpasar.
"Kita menyita dari keduanya spanduk yang menghujat Indonesia sebagai negara penjajah. Sedangkan mahasiswa Papua lainnya, yang benar-benar ingin demo Hari Buruh, kita izinkan untuk melanjutkan kegiatannya di Lapangan Monumen Bajra Sandi," ungkap Widana. (djo/djo)











































