Hal tersebut diungkapkan Kepala Seksi Penyidikan dan Penindakan Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Eko Darmanto, saat dihubungi detikcom melalui telepon, Kamis (1/5/2008).
Eko menjelaskan, 3 tengkorak manusia itu dibungkus dalam 3 paket terpisah berbungkus kotak kardus. Di dalam kardus itu, tengkorak manusia ditaruh dalam ember plastik yang disesaki spon dan kertas koran. Kondisi 3 tengkorak manusia itu ada yang diukir dan diberi hiasan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Temuan itu kemudian ditindaklanjuti pihak Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta dengan melakukan pemeriksaan yang lebih detil. Salah satunya untuk memastikan apakah 3 tengkorak manusia itu termasuk benda purbakala atau benda bersejarah lainnya.
"Hasil penyelidikan kami, ternyata tengkorak itu bukan benda purbakala. Jadi kasus ini cenderung pidana umum," ungkap Eko.
Tiga paket nyeleneh ini dikirim oleh beberapa orang beralamat kota Denpasar Bali. Rencananya 3 tengkorak itu akan dikirim ke seseorang yang tinggal di kota Yorkshire, Inggris.
(djo/nvt)










































