Awalnya, pada Kamis (1/5/2008) dini hari, MLB masih berlangsung di Pondok Pesantren Al Ashriyyah Nurul Iman, Parung, Bogor, Jawa Barat, Rabu (30/4/2008).
Ketua DPW PKB Sumut naik ke podium dan menyatakan dukungannya kepada Yenny Wahid untuk menjadi ketum Dewan Tanfidz DPP PKB. "13 Pengurus DPC Sumut datang semua dan mendukung Yenny," kata ketua DPW PKB Sumut itu.
Ketika masih berbicara di podium, tiba-tiba seorang pria berbadan tegap maju ke depan. Tanpa berkata apa-apa, dia bersiap menonjok ketua DPW PKB Sumut tersebut.
Keributan pun terjadi. Pria berbadan tegap itu lantas 'dikeroyok' Garda Bangsa pro Gus Dur. Kaca meja pecah akibat peristiwa itu.
Yenny menunduk saja saat kericuhan terjadi. Setelah pria berbadan tegap itu diamankan, sekitar 20 petugas keamanan membentuk barikade di dekat podium.
Sebelumnya kericuhan terjadi karena perubahan waktu dalam agenda sidag tidak mendapat persetujuan muktamirin. Seseorang maju mendekati pemimpin sidang sembariberteriak-teriak, "Interupsi, interupsi!" Akhirnya sidang diskors 15 menit. (nvt/nvt)











































