Pertemuan dilakukan selama 30 menit sejak pukul 16.30 WIB, Rabu (30/4/2008) di Ruang Rapat Utama Mabes Polri di Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan.
Ikut hadir dari pihak Timor Leste Jaksa Agung Longinhouse Monteiro, Sekneg Julio Thomas Pinto, Dubes Timor Leste untuk Indonesia Ovodio de Jesus, Menlu Zaccarias Da Costa, dan Kepala Polisi Timor Leste Alfonso de Jesus.
Sedang dari Polri antara lain Wakapolri Komjen Pol Makbul Padmanegara, Kababinkam Komjen Pol Iman Haryatna, Irwasum Komjen Pol Yusuf Manggabarani, Kabareskrim Komjen Pol Bambang Hendarso Danuri, Pjs Kalakhar BNN Irjen Pol Gories Mere.
"Beliau tentu ingin mengunjungi Polri dalam rangka peningkatan kerjasama Kepolisian Indonesia dan Kepolisian Timor leste. Dan beliau juga menyampaikan terima kasih atas bantuan kepolisan Indonesia untuk bisa mengungkap 4 orang pelaku kasus di Timor Leste," urai Sutanto.
Selain apresiasi terkait penangkapan pelaku penembak Horta, Xanana juga ingin menjalin peningkatan kerjasama di bidang pendidikan maupun dibidang operasional
pendidikan.
"Misalnya akan kita laksanakan nanti pendidikan baik untuk bintara perwira maupun juga pendidkan-pendidkan yang ada di Sespim di Bandung, akan kita laksanakan, yang lalu pernah dilakukan," jelas Sutanto.
Dan natinya pihak Timor Leste akan mengirimkan polisi-polisinya untuk dididik di Indonesia.
"Baik itu pangkat bintara maupun perwira. Kita mulai lagi ke depan dalam rangka peningkatan profesionlitas kepolisan di Timor leste. Itu yang kita bicarakan," tandas Sutanto.
Lepas bertemu di ruang rapat, Xanana dan Sutanto serta diiringi pejabat-pejabat lainnya dengan berpayung ria pin sempat berjalan ke ruang tahanan Polri, yang berjarak 50 meter. Mereka menemui 4 pelaku penembak Horta. (ndr/nvt)











































