Kabut Tebal di Balik Penculikan Anak Saudagar Ikan

Penembakan di Mangga Dua Square

Kabut Tebal di Balik Penculikan Anak Saudagar Ikan

- detikNews
Rabu, 30 Apr 2008 16:26 WIB
Jakarta - Pelaku penculikan Surini, Hengky Salim alias Lin Xia Hua memang sudah tewas. Korban Surini pun sudah diselamatkan. Namun kabut tebal masih menyelimuti kasus ini. Siapakah Hengky Salim? Lalu motif apa yang mendasari penculikan Surini? Semua masih belum jelas.

Surini, korban penculikan merupakan anak saudagar ikan keturunan Tionghoa yang beromzet ratusan juta rupiah, Hasan, meski ditemukan dalam keadaan selamat, tetapi tetap membisu. Sedangkan Hasan sendiri mengaku ini murni penculikan.

Masih ada beberapa pertanyaan besar di balik kasus penculikan ini. Siapakah otak di balik penculikan ini?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam berbagai kasus penculikan, biasanya perencanaan dilakukan secara matang dalam mencari korban. Sang penculik harus menguntit berhari-hari sehingga mendapatkan target yang pantas untuk diculik terutama kemampuan keluarga menebus.

Oleh karena itu, sang penculik akan melibatkan banyak pihak sebagai informan. Pada kasus penculikan siswa SMP Don Bosco Pulo Mas, Jakarta Timur, tahun lalu, sang otak adalah mantan sopir korban.

Jika asumsi ini benar, maka Hengky adalah eksekutor belaka. Dia adalah orang suruhan. Siapakah dia?

Namun polisi tampaknya belum berani menyimpulkan demikian. Mereka tidak mau menerka-nerka siapa otak penculikan ini.

"Kami berbicara berdasarkan fakta," elak Kadiv Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol I Ketut Untung Yoga Ana di Mapolsek Penjaringan, Jalan Pluit Raya, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (30/4/2008).


Lalu untuk apa penculikan ini dilakukan? Dalam berbagai rekam jejak penculikan yang dihimpun detikcom, penculikan merupakan alat dan bukan tujuan akhir.

Penculikan biasanya berlatar belakang dendam dalam kasus penculikan anak SMP Don Bosco lalu utang-piutang saat penculikan Raisya, ataupun motif beragam dalam kasus penculikan mahasiswi Binus.

Sebagai pembanding, pada kasus pencurian mobil di Tebet, kawanan perampok memilih melepaskan kedua anak kecil yang terbawa di dalamnya.

Lalu, apakah penculikan ini dilatarbelakangi judi? Dan Henky merupakan penculik yang disuruh sindikat?

"Silakan saja berasumsi tapi polisi berbicara berdasarkan fakta," kata Kapolres Jakarta Utara Kombes Pol M Roem Murkal.

Tak hanya itu, berapa pelaku penculikan sebenarnya? Menurut korban yang ditirukan oleh ayahnya, Hasan, Surini diikat dan ditutup matanya kemudian dimasukkan ke dalam mobil. Dan sang korban tidak dalam posisi tidak sadar.
Sehingga sangat tidak mungkin pelaku hanya satu karena dia harus menodongkan pistol ke korban dan menyetir mobil. Lalu siapakah dia?

Namun polisi belum berani menyimpulkan adanya kompolotan saat penculikan. "Hingga sampai sekarang, pelaku penculikan seorang diri," ujar M Roem.

Bagaimana juga dengan Hengky Salim? Siapa sebenarnya laki-laki asal Cina ini? Data yang didapat dari kepolisian mendapatkan Hengky masuk Indonesia secara ilegal sejak tahun 2000.

Kemudian pada 2002 mendapatkan Kartu Izin Tinggal Sementara (KITAS). Sayangnya, sponsor (orang yang bertanggungjawab terhadap pendatang) adalah fiktif.

Apakah Hengky terkait sindikat internasional? "Gimana kita bisa tahu lebih detail, orang dia sudah tewas," pungkas Murkal. (asp/mar)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads