"Waduh nanti deh, tunggu dari presiden ya," ujar Komisioner KKP dari Indonesia Agus Widjojo saat ditanya siapa dalang di balik kerusuhan di Timor Leste.
Hal itu disampaikan Agus usai acara diskusi publik 'KKP: Pengungkapan ataukah Penyangkalan Kebenaran' di Hotel Aryaduta, Jl Prapatan, Jakarta Pusat, Rabu (30/4/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami mencari tanggung jawab kelembagaan. Bukan personal," jelas dia.
KKP juga bukan lembaga yang bisa mengadili bersalah atau tidaknya seseorang atau institusi yang terlibat. "Kami tidak melakukan proses pengadilan," tuturnya.
Rencananya, KKP akan menyerahkan laporannya pada akhir Mei 2008 kepada Presiden SBY dan Presiden Timor Leste Ramos Horta.
"Ancer-ancernya tanggal 26 Mei 2008. Tapi dicocokkan dulu waktunya, ini kan masalahnya menyangkut 2 bos besar," kata Agus.
Apa nanti laporannya disampaikan ke publik?
"Itu sepenuhnya kewenangan presiden. Presiden SBY juga saat ini kemungkinan membicarakan masalah laporan KKP dengan Xanana Gusmao (Perdana Menteri Timor Leste)," tandas dia. (nwk/asy)











































