Keluarga: Rajab Harus Terapi, Terobsesi Jadi 'Pahlawan'

Kasus Al Amin

Keluarga: Rajab Harus Terapi, Terobsesi Jadi 'Pahlawan'

- detikNews
Rabu, 30 Apr 2008 15:40 WIB
Jakarta - Sejak 2 tahun, Rajab Syahda Nasution harus menjalani terapi medis. Rajab yang pernyataannya kerap memojokkan Al Amin Nur Nasution ini terobsesi menjadi 'pahlawan'.

"Terus terang dalam waktu 2 tahun ini dia masih harus terapi dengan dokter," kata adik Rajab, Ongbun Nasution, dalam jumpa pers di rumah makan Ratu Kuring, Jalan Raya Buncit, Jakarta Selatan, Rabu (30/4/2008). Acara ini juga dihadiri 2 adik Rajab lainnya.

Menurut dia, Rajab ingin mengkonsumsi sesuatu jika ada masalah. "Ada 1 minuman yang membuat tenang dirinya sendiri dan dia punya dokter," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ada gangguan jiwa? "Bukan gangguan jiwa. Tetapi dia terobsesi oleh keinginan dia sendiri. Nah, keinginan itu akhirnya dia lihat orang lain selalu salah," ujar perempuan berkerudung ini.

Dikatakan Ongbun, Rajab ingin menjadi orang yang "memiliki". "(Dia ingin) Menjadi seseorang di negeri ini. Nah, itu belum tercapaiย  dan dia terobsesi. Dia itu ingin menjadi pahlawan yang seolah-olah ingin membuat semua ini menjadi benar," papar dia.

Ongbun menuturkan, Rajab memiliki 4 anak dan tinggal di Pancoran. Rajab berprofesi sebagai pelukis dan lulusan ITB.

Rajab - yang mengaku sebagai sepupu Al Amin - awal pekan ini bercerita soal 'misteri' SGD 33 ribu dolar yang disita KPK dari mobil Al Amin dan melansir perempuan lain bernama Silvia.

Pengacara Al Amin, Sirra Prayuna, menyebut Rajab sok tahu dan menyangkal semua pernyataan Rajab. Sedang Rajab mengaku merilis statemen karena ingin 'membela kebenaran' dan sakit hati telah dituduh maling oleh orang Al Amin. (aan/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads