Xanana Bertemu Panglima TNI

Xanana Bertemu Panglima TNI

- detikNews
Rabu, 30 Apr 2008 14:55 WIB
Xanana Bertemu Panglima TNI
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso menerima kunjungan Perdana Menteri Republik Demokrasi Timor Leste H.E. Kay Rala Xanana Gusmao, di Mabes TNI Cilangkap Jakarta, Rabu (30/4/2008).   

Dalam menerima kunjungan PM Timor Leste tersebut, Panglima TNI didampingi oleh Kasad Jenderal TNI Agustadi Sasongko, Kasal Laksamana TNI Sumardjono, Kasau Marsekal TNI Subandrio, Asintel Panglima TNI,  Asops Panglima TNI, Kapuspen TNI dan Kababinkum TNI.
 
Sementara Perdana Menteri Timor Leste dalam kunjungannya didampingi oleh H.E. Dr. Zacarias Aibano Da Costa (Minister for Foreign Affairs), Brigadier General Taur Matan Ruak (Chief of F-FDTL), H.E. Dr. Julio Tomas Pinto (Secretary of State for Defense), H.E. Eng. Ovidio De Jesus Amaral (Ambassador of Timor Leste in Jakarta) dan Mr. Roberto Soares (Deputy Chief of Mission, Embassy of Timor Leste).
 
Demikian siaran pers Mabes TNI.

Usai menerima kunjungan Perdana Menteri Timor Leste, kepada wartawan Panglima TNI mengatakan bahwa  kunjungan Perdana Menteri Timor Leste H.E. Kay Rala Xanana Gusmao  merupakan kelanjutan  dari hasil pembicaraan antara Perdana Menteri Timor Leste dengan Presiden SBY tentang  kerja sama pertahanan dan kerja sama militer.  

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Panglima TNI, pada prinsipnya TNI akan melaksanakan apa yang menjadi keputusan politik pemerintah, yang prosesnya akan diawali dengan kesepakatan antara Menhan RI dan Menhan Timor Leste.  
 
Adapun bentuk kerja sama di bidang militer, menurut Panglima TNI antara lain kerja sama di bidang pendidikan.  Pemerintah Timor Leste akan mengirimkan perwira-perwiranya untuk dididik dan dilatih di Indonesia, antara lain akan mengirim perwiranya untuk mengikuti pendidikan di Sesko AL dan beberapa pendidikan lainnya.  

Xanana juga menegaskan, pemerintah Timor Leste juga berkeinginan untuk ikut serta sebagai peninjau pada latihan bersama antara Indonesia dengan beberapa negara di ASEAN serta mengadakan kerja sama pelatihan militer dalam menghadapi bencana alam dan lain-lain.
 

(nrl/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads