Pengguna jalan Tol Bandara meminta Jasa Marga agar terlebih dulu mengatasi banjir sebelum menaikkan tarif tol.
"Nyaris setiap tahun, malah tahun 2007 kemarin dua kali banjir. Dan Tol Bandara nggak bisa dilewati selama seminggu, kok sekarang minta naik," kata Niko, warga Kampung Baru, Tangerang yang sehari-hari melewati jalan Tol Bandara kepada detikcom, Kamis (30/4/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sama seperti Niko, Bimo pun keberatan dengan rencana kenaikan tarif Tol Bandara. "Wah, kalau dihitung jalan Tol Bandara itu paling mahal sekarang ini. Sebab, jaraknya yang kurang dari 5 kilometer bayarnya Rp 2.500. Kalau naik lagi pasti tambah mahal," ujar Bimo, warga Kamal, Jakarta Barat.
Pengguna jalan tol lainnya, Dilza juga berkeberatan. Dilza yang sehari-harinya harus melewati Tol Cikampek pun berkeluh kesah. "Percuma naik, tiap hari macet. Bikin nggak macet dulu, baru deh tol dinaikkan," kesal Dilza.
(mar/gah)











































