Ramos Horta Minta Maaf, Desi Anwar & Metro TV Tutup Kasus

Ramos Horta Minta Maaf, Desi Anwar & Metro TV Tutup Kasus

- detikNews
Rabu, 30 Apr 2008 09:44 WIB
Jakarta - Presiden Timor Leste Ramos Horta meminta maaf atas pernyataannya yang menuduh jurnalis Indonesia Desi Anwar dan Metro TV memfasilitasi pimpinan pemberontak Alfredo Reinaldo. Kasus pun akan ditutup.

"Kalau Ramos Horta sudah meminta maaf kepada Desi Anwar dan Metro TV saya kira kasus ini bisa ditutup," ujar pengacara Desi Anwar dan Metro TV, Todung Mulya Lubis, kepada detikcom, Rabu (30/4/2008).

Todung yakin, kliennya tidak ingin memperpanjang kasus tersebut. "Kasus ini lebih cepat lebih baik," jelas Todung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Todung menuturkan kasus ini akan menjadi pelajaran bagi Ramos Horta untuk lebih hati-hati dalam membuat pernyataan.

Pada Selasa 29 April 2008, Horta menyampaikan permintaan maaf melalui Xanana saat bertemu Presiden SBY di Istana Merdeka. Xanana meminta kasus tersebut tidak usah dibesar-besarkan. SBY pun juga meminta hal yang sama.

Meski sudah meminta maaf, namun Todung mengaku Desi dan Metro TV belum menerima surat permintaan maaf secara resmi. Pertemuan antara PM Timor Leste Xanana Gusmao yang mewakili Ramos Horta dengan Todung akan digelar.

"Saya menyambut baik pertemuan dengan Xanana pada siang ini, tapi saya belum tahu tempat dan waktunya," ujar pengacara senior ini.
(nik/nrl)


Berita Terkait