Hal ini tercermin dari pernyataan Presiden SBY usai pertemuan bilateral dengan PM Xanana Gusmao, Selasa (29/4/2008), di Istana Merdeka, Jakarta. Ia menunggu KKP untuk menyampaikan laporan final mereka.
"Kami menunggu laporan final KKP, yang dengan tujuan bersama kita untuk membangun. Kita menuntaskan persoalan masa lalu dengan berorientasi kepada masa depan dengan kerjasama lebih kokoh," ujar SBY.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sampaikan pula penghargaan atas kerja KKP. Pemerintah kami segera akan menutup masa lalu dan membuka lembaran baru dengan Indonesia," ujar Gusmao.
KKP adalah lembaga independen bentukan pemerintah RI dan Timor Leste. Tugas lembaga yang terdiri dari para pakar hukum dan sejarah dua Negara, melakukan konfirmasi atas berbagai kasus kekerasan pasca jajak pendapat di Timor Timur pada 1998 ke sejumlah pihak --baik Indonesia dan Timor Leste-- yang diduga terlibat di dalamnya.
Di dalam laporan akhir, KKP akan menyampaikan hasil temuan atas berbagai kasus kekerasan itu sekaligus rekomendasi mekanisme penyelesaian adil dan mengedepankan penguatan hubungan baik RI-Timor Leste. Demi mendapatkan hasil komprehensif, mandat masa tugas KKP telah lewat satu tahun plus enam bulan dari tenggat awal. (lh/aba)











































