Dijuluki Partai Kulkas Besar, menurut pengamat politik dari LIPI, Hermawan Sulistyo, lantaran PKB sering membekukan pengurusnya. Yang terbaru, Gus Dur membekukan sekitar 400 pengurus DPC karena ada dugaan melakukan korupsi.
"Disebut Partai Kulkas Besar karena semua isinya dibekukan," ujar Hermawan disambut tawa hadirin dalam diskusi yang berlangsung di Kantor DPP PKB, Jl Kalibata Timur, Jakarta, Selasa (29/4/2008).
Sikap sering membekukan pengurus ini, menurut Hermawan lantaran kekuasaan PKB selama ini sentralistik. Namun Hermawan optimis, PKB akan mampu meraih suara dalam Pemilu 2009 nanti yakni sekitar 1 persen asalkan memenuhi 3 syarat.
"Pertama, memiliki tokoh yang kuat. Kedua, PKB tidak ada masalah dengan NU. Ketiga, tidak ada tokoh NU yang terlibat dengan kasus korupsi, seperti diperiksa KPK misalnya," jelasnya.
Hermawan menambahkan, PKB harusnya meniru PKS yang kadernya dengan suka rela menyerahkan gratifikasi yang diterimanya ke KPK. Dengan begitu, lanjut dia, rakyat akan percaya bahwa kader PKB tidak terlibat kasus korupsi. (anw/aba)











































